jika jodoh, tak akan kemana-mana :)

yup, sebulan telah berlalu since my last postπŸ™‚

i did “:)” << this emoticon too many times and it lost its meaning hehe

sooo, hari ini saya berpikir mengenai phrase “tak kan lari gunung dikejar” dan “kalau jodoh tidak akan kemana-mana“..
saya mengakui, diri saya adalah manusia yang sangat keras kepala.. tidak memperhatikan orang lain, hanya tahu bahwa hanya ada 1 orang yang benar, dan 1 orang itu adalah diri saya sendiri..

saya mengeraskan kepala dan hati saya sendiri, selain keras kepala, saya pun berprinsip bahwa apapun yang kita yakini, apa yang kita percaya, semua adalah manifestasi dari pikiran kita sendiri, kita tidak dapat menyalahkan orang lain tentang bagaimana keadaan fisik maupun perasaan kita saat ini.. karena semua hanyalah bagaimana cara kita memandang dunia, bukan cara dunia memandang kita.

yak, back to the topic..πŸ™‚
tak kan lari gunung dikejar, ataupun kalau jodoh tidak kemana-mana mungkin dipandang sebelah mata oleh sebagian dari kita, yang berpikir bahwa kata-kata tersebut hanyalah kata-kata penghiburan untuk sesuatu yang gagal kita dapatkan saat itu.
tapi bagi sebagian orang lainnya, kata-kata tersebut menjadi kata-kata yang dijadikan pegangan, atau dapat dikatakan kekangan untuk terus berharap, bahwa someday, somehow akan ada jalan untuk sampai ke “gunung” tersebut atau mendapatkan “jodoh” yang kita inginkan tapi tidak dapat kita dapatkan saat ini.

orang2 tipe ke 1, karena selintas saja mereka memaknai kata-tersebut, mereka pn melanjutkan hidup mereka dengan rutinitas mereka. mereka pasrah, mereka mencari harapan lain, mencari “jodoh” lain, mereka sadar bahwa bila yang ini tidak dapat di dapatkan, maka banyak pilihan lain yang masih bisa di dapatkan.

bagi orang2 tipe ke 2, harapan tersebut lah yang membuat mereka hidup, membuat mereka menantikan hari esok, tak peduli betapa sulitnya, betapa banyaknya godaan, betapa muaknya mereka dengan rutinitas mereka, karena mereka tahu bahwa at the end of the phrase there’ll be something or someone waiting to be claimed by them.

jadi, tipe manakah anda?πŸ˜€

seperti yang saya utarakan di awal, diri kita adalah manifestasi pikiran kita, anda selalu dapat menjadi orang tipe 1 di hari ini, dan menjadi orang tipe ke 2 di lain hari..

karena otak kita berputar terus menerus, dan tak semua orang harus memiliki satu kepribadian sepanjang hidupnya..πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: